header-int

Gandeng Gen Z, Mahasiswa PBA STIT Al-Muslihuun Buktikan Kampus Tetap Eksis dan Adaptif

Senin, 16 Feb 2026, 22:28:08 WIB - 84 View
Share
Gandeng Gen Z, Mahasiswa PBA STIT Al-Muslihuun Buktikan Kampus Tetap Eksis dan Adaptif

 

 

 

 

 

 

Media.stit – Kampus STIT Al-Muslihuun Tlogo mendadak riuh oleh sorak-sorai khas anak muda. Bukan sedang ada demonstrasi, melainkan adu strategi di arena digital. Selama dua hari, tepatnya pada 7-8 Februari 2026, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sukses menggelar turnamen eSport Mobile Legends: Bang Bang yang menyasar kalangan Gen Z di Blitar dan sekitarnya.

Langkah ini diambil sebagai upaya cerdas para mahasiswa untuk menunjukkan eksistensi STIT Al-Muslihuun di mata generasi muda. Di tengah persepsi bahwa kampus berbasis agama dan prodi bahasa Arab bersifat kaku, mahasiswa PBA justru mendobrak sekat tersebut dengan menghadirkan kompetisi yang paling digandrungi anak muda masa kini.

Ketua koordinator acara menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekadar urusan bermain gim, melainkan strategi komunikasi kampus. "Kami ingin Gen Z di luar sana melihat bahwa STIT Al-Muslihuun adalah tempat belajar yang asyik dan tidak ketinggalan zaman. Kami belajar bahasa Arab, tapi kami juga melek teknologi dan tren digital," ujarnya di tengah kemeriahan babak kualifikasi, Sabtu (7/2).

Turnamen ini diikuti oleh puluhan tim yang mayoritas anggotanya adalah pelajar SMA dan pemuda yang masuk dalam kategori Gen Z. Sejak hari pertama, aura kompetisi sudah terasa sangat kental. Ruangan yang biasanya tenang untuk diskusi, berubah menjadi arena pertempuran digital yang penuh strategi.

Bagi mahasiswa PBA, ini adalah cara mereka melakukan branding kampus secara organik. Dengan mengundang mereka ke dalam kampus melalui kegiatan yang mereka sukai, para pemuda ini bisa melihat langsung fasilitas dan keramahan lingkungan STIT Al-Muslihuun.

"Awalnya saya kira kampus ini sangat tertutup untuk hal-hal begini. Ternyata mahasiswanya sangat terbuka dan suportif. Seru bisa tanding di sini," ungkap salah satu peserta yang datang dari luar Kecamatan Kanigoro.

Meski bertema teknologi modern, panitia tetap menyelipkan nilai-nilai integritas dan sportivitas. Setiap pertandingan dipandu dengan aturan yang jelas, memastikan bahwa kompetisi berjalan jujur. Langkah ini selaras dengan kode etik mahasiswa yang tetap mengedepankan akhlak meskipun dalam suasana persaingan.

Selain itu, di sela-sela pergantian pertandingan, panitia juga aktif mengenalkan keunggulan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Mereka mematahkan stigma bahwa lulusan PBA hanya akan menjadi guru tradisional, melainkan bisa menjadi penerjemah, hingga pengusaha yang adaptif terhadap dunia digital.

Keberhasilan turnamen ini membuktikan bahwa eksistensi sebuah institusi pendidikan tidak hanya dibangun lewat promosi di brosur, tetapi melalui pendekatan emosional dan hobi yang relevan dengan zaman. 

Melalui jemari Gen Z di layar ponsel, nama STIT Al-Muslihuun kini semakin dikenal luas sebagai kampus yang berani berevolusi tanpa kehilangan jati dirinya.

Acara ditutup pada Minggu malam (8/2) dengan pemberian penghargaan bagi tim terbaik. HMP PBA berharap, kegiatan ini menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara kampus dengan anak muda di Jawa Timur, khususnya di wilayah Blitar.

Unidha Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Muslihuun Tlogo Blitar adalah satu-satunya perguruan tinggi agama Islam swasta yang ada di Kabupaten Blitar. Sejak awal berdirinya mengemban misi mencetak para lulusannya memiliki wawasan keilmuan yang luas, berfikir mandiri, terampil, dan memiliki skill sesuai dengan bidang keahliannya, yaitu sebagai tenaga pendidik Islam. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Muslihuun (selanjutnya disebut STIT) Tlogo terletak di desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.
© 2026 STIT Al-Muslihuun. Supported by Blitaristekno.com Follow STIT Al-Muslihuun : Facebook Twitter Linked Youtube