Media.stit – Di tengah tantangan krisis iklim yang semakin nyata, langkah konkret untuk menjaga kelestarian alam terus digalakkan oleh kalangan akademisi. Pada Minggu pagi (8/2/2026), puluhan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STIT Al-Muslihuun Tlogo melaksanakan aksi penanaman pohon sebagai upaya pemulihan dan penyegaran alam di kawasan mata air Blumbang Gede, Desa Soso, Kecamatan Gandusari.
Kegiatan yang berlangsung khidmat namun penuh semangat ini tidak hanya digawangi oleh mahasiswa PGMI, tetapi juga melibatkan kolaborasi lintas sektor.
Tercatat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar turut memberikan dukungan teknis dan penyediaan bibit, serta melibatkan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan STIT Al-Muslihuun untuk memperkuat barisan kepedulian ini.
Blumbang Gede dipilih bukan tanpa alasan. Lokasi ini merupakan salah satu titik resapan air vital yang menghidupi pertanian dan kebutuhan domestik warga di Kecamatan Gandusari.
Melalui tajuk "Rejuvenasi Alam", para mahasiswa ingin memastikan bahwa sumber kehidupan ini tetap terjaga produktivitasnya melalui penghijauan kembali area di sekitar bantaran mata air.
Ketua koordinator aksi dari mahasiswa PGMI menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab moral calon pendidik terhadap masa depan bumi. Menurutnya, seorang guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu di dalam kelas, tetapi juga harus mampu memberikan keteladanan dalam menjaga lingkungan.
"Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa PGMI tidak hanya bicara soal kurikulum di atas kertas. Hari ini kami menanam harapan di Blumbang Gede. Jika alamnya segar, maka generasi yang kami didik nanti juga akan tumbuh di lingkungan yang sehat," ujarnya di sela-sela aktivitas penanaman.
Pihak DLH Kabupaten Blitar yang hadir dalam aksi tersebut menyambut baik inisiatif ini. Mereka menilai sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah adalah kunci dalam mempercepat pemulihan lahan-lahan kritis. Dukungan dari berbagai UKM seperti LPM Laun dan organisasi internal kampus lainnya juga menambah warna dalam aksi kolektif ini, membuktikan bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan sekadar tugas satu kelompok saja.
Sepanjang acara, para mahasiswa bahu-membahu menanam berbagai jenis pohon produktif dan pelindung. Suasana kekeluargaan terlihat jelas saat mahasiswa berinteraksi dengan warga sekitar yang turut membantu proses penggalian lubang tanam.
Aksi yang berakhir pada siang hari ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni penanaman saja. Mahasiswa PGMI berkomitmen untuk terus memantau pertumbuhan bibit yang telah ditanam melalui agenda perawatan berkala.
Langkah ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang mereka gagas adalah gerakan berkelanjutan, demi kembalinya kesegaran alam di kaki Gunung Kelud.

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Muslihuun Tlogo Blitar adalah satu-satunya perguruan tinggi agama Islam swasta yang ada di Kabupaten Blitar. Sejak awal berdirinya mengemban misi mencetak para lulusannya memiliki wawasan keilmuan yang luas, berfikir mandiri, terampil, dan memiliki skill sesuai dengan bidang keahliannya, yaitu sebagai tenaga pendidik Islam. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Muslihuun (selanjutnya disebut STIT) Tlogo terletak di desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.